KARAKTERISTIK PESERTA DIDIK

Laporan baca: KARAKTERISTIK PESERTA DIDIK
Sutijah PAI 4F

  Halo nama saya Sutijah, sedikit pendapat saya mengenai pemahaman tentang karakteristik peserta didik atau siswa.

   Proses belajar mengajar di sekolah harus sesuai dengan karakteristik siswa, kenapa? agar tercapai pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan.

    Sayangnya, kurangnya pengetahuan dan kedasaran pendidik tentang pentingnya mengenal dan menganalisa karakterisik siswa mengakibatkan proses belajar mengajar tidak maksimal.

    Karakteristik siswa meliputi beberapa hal yaitu, 1. Etnik
2. Kultural
3. Status sosial
4. Minat
5. Perkembangan kognitif
6. Kemampuan awal
7. Gaya belajar (learning style)
8. Motivasi,
9. Perkembangan emosi
10. Perkembangan sosial
11. Moral 
12. Spiritual, serta perkembangan motorik.

   Tujuan studi ini adalah mendeskripsikan nilai-nilai karakteristik siswa dan metode analisa karakteristik siswa untuk mencapai pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan. Studi ini menggunakan studi pustaka atau kajian litearatur, dengan pengumpulan data yang diarahkan kepada data dan informasi melalui dokumen-dokumen, tertulis, maupun dokumen elektronik yang dapat mendukung dalam proses penulisan.

   Menurut Jauharoti (2014: 203) teknik analisis karakteristik siswa bertujuan untuk memperoleh informasi tentang profil siswa yang akan mengikuti program pembelajaran di sekolah dasar. Beberapa caradapat dilakukan untuk memperoleh informasi tentang karakteristik siswa, yaitu: 
a) Observasi 
b) Wawancara
 c) Kuesioner 
d) Pre-tes.
Observasi dilakukan dengan mengamati siswa yang akan mengikuti program pembelajaran. Kegiatan ini dilakukan secara informal dengan mengamati perilaku siswa. Perilaku yang diamati secara umum dan perilaku yang berkaitan dengan cara dan kebiasaan siswa dalam melakukan proses pembelajaran.

   Hasil pre-tes dapat memberi informasi yang berguna tentang kompetensi yang telah dimiliki oleh siswa sebelum mengikuti program pembelajaran. Hal ini dikenal dengan istilah kemampuan awal atau entry behavior. Pre-tes juga dapat digunakan untuk memperoleh informasi tentang tingkat penuguasaan kemampuan kompetensi yang perudimiliki oleh siswa sebelum mengi–kuti program pembelajaran. Dalam modul Perkembangan peserta didik yang publikasakn secara online dilaman http://ftik.iainpurwokerto.ac.id, dijelaskan bahawa dengan memahami karakteristik perkembangan fisik dan psikomotorik peserta didik, maka guru harus mampu mengkondisikan pembelajaran dengan mempertimbangkan karakteristik fisik dan psikomotorik peserta didik dengan cara: 

1) Guru lebih memahami dan menghargai perbedaan individual anak, khususnya karakteristik fisik. Misalnya anak yang tinggi dan pendek, gemuk dan kurus, dll semua harus mendapat tempat yang benar di dalam hati guru dan mendapat perlakuan yang sama. 
2) Orang tua dan peserta didik harus selalu diingatkan tentang pentingnya makanan bergizi untuk pertumbuhan fisik peserta didik, khususnya makanan empat sehat lima sempurna. Bukan makanan yang dibeli siap saji. 
3) Media pembelajaran yang digunakan harus bervariasi dan yang bisa secara langsung menstimulasi fisik dan psikomotorik anak, misalnya media empat dimensi 
4) Guru harusnya lebih banyak memberikan stimulasi supaya mempercepat kematangan perkembangan psikomotorik peserta didik, misalnya pemberian layanan pengajaran dan bimbingan. 
5) Guru mendorong siswa menentukan pilihan-pilihan sendiri untuk meningkatkan pertumbuhan. Misalnya untuk tumbuh menjadi lebih dewasa, anak remaja harus aktif mencari lingkungan dan pengalaman yang sesuai dengan kemampuan naturalnya, dan guru mengambil posisi kunci untuk menolong mereka menggunakan dan mengembangkan bakat-bakat mereka.
6) Lingkungan pendidikan harus menyediakan ruang untuk bermain bagi peserta didik. Dengan bermain, mereka mempelajari segala hal dan yang terpenting mampu melatih fisik dan psikomotorik mereka. Hal itu juga bisa meminimalisir mereka menggunakan permainan yang menggunakan handphone yang justru berbahaya bagi perkembangan fisik dan psikomotorik mereka.


References
Arifin, Jauharoti. 2014. Analisis karakteristik Siswa Pada Tingkat Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar. Surabaya: UIN Sunan Ampel.

Budiningsih, Asri. 2011. Karakteristik Siswa Sebagai Pijakan Dalam Penelitian Dan Metode Pembelajaran. Jurnal Cakrawala Pendidikan. Diakses melalui https://journal.uny.ac.id/index.php/cp/article/view/4198